Screen

Profile

Direction

Menu Style

Cpanel

2014, Unair Cetak Ahli Hukum Migas-Tambang

altSurabaya  – Fakultas Hukum Universitas Airlangga siap untuk mencetak para ahli hukum yang ekspert di bidang pertambangan, minyak dan gas bumi. Diperkirakan pada 2014 mendatang, FH Unair bisa membuka program master bidang tersebut.

 

Dekan Fakultas Hukum Unair, Prof Dr Muchammad Zaidun SH, Msi, Rabu (1/2) mengatakan untuk mengarah ke sana, FH Unair sudah mengirim tenaga pengajarnya belajar di luar negeri antara lain di Australia, Eropa dan Amerika Serikat. “Ada enam orang yang kini sedang belajar bidang itu. Setidaknya 2014 kami siap menerima mahasiswa master di bidang itu (pertambangan dan migas,red),” ungkap Zaidun.

Selama ini, Unair memang belum memiliki tenaga pengajar yang khusus di bidang pertambangan dan migas. Padahal, sebenarnya alumni FH Unair banyak yang kini menjadi tenaga ahli hukum di perusahaan pertambangan dan migas. Namun, FH Unair sendiri kesulitan untuk mengajak alumni itu untuk mengajar karena kesibukan masing-masing.

“Karena mereka itu adalah profesional yang sibuk dengan pekerjaannya, makanya tidak ada waktu untuk mengajar. Kalau kami data ada sekiditnya 16 alumni yang sudah bergelar master bidang itu,” tambahnya.

Karena sudah mempersiapkan diri untuk membuka program master untuk bidang pertambangan dan migas, Zaidun mengaku siap jika diajak kerjasama oleh Badan Pengatur hulu Minyak dan Gas (BP Migas) seperti halnya Universitas Padjadjaran Bandung. “Kita siap sepenuhnya. Karena kita sebentar lagi punya ahlinya di bidang hukum pertambangan,” tandasnya.

Seperti diketahui ahli bidang hukum perminyakan ternyata masih sangat langka di Indonesia. Padahal keahlian mereka sangat dibutuhkan terutama oleh industri hulu migas yang menyumbangkan sekitar 30 persen penerimaan negara.

“Tenaga bidang law in petroleum sangat-sangat langka di Indonesia, sangat-sangat jarang, padahal sektor hulu minyak dan gas bumi sudah ada selama sekitar 40 sampai 50 tahun,” ujar  Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) Lambok H. Hutauruk.

Ia  mengharapkan dunia perguruan tinggi dapat lebih berperan untuk menghasilkan tenaga hukum perminyakan tersebut.  BP Migas melakukan  nota kesepahaman dengan Unpad mulai melibatkan perguruan tinggi dalam proses pertimbangan hukumnya. Melalui nota kesepahaman yang ditandatangani Lambok dan Dekan Fakultas Hukum Unpad Ida Nurlinda, BP Migas akan bekerja sama dengan Unpad untuk melakukan penelitian dan pengembangan hukum, penelaahan peraturan perundang-undangan, kontrak-kontrak komersial, penyediaan opini dan bantuan hukum lainnya untuk meningkatkan pemahaman, pentaatan dan kesadaran hukum. lis

leftRedaksi/Iklan : Jl. Cipta Menanggal VI/7 Surabaya Telepon: 031- 828 1712, Fax 031-827 0385  Email : Media@global-energi.com

Newsletter